BPBD Murung Raya Tunggu Penetapan Status Darurat Karhutla dari Provinsi

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, ajun.or.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya belum menetapkan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penetapan status tersebut masih menunggu Surat Keputusan (SK) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang didasarkan pada hasil pemantauan kondisi cuaca di wilayah Murung Raya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Murung Raya, Natanael Dong, mengatakan penetapan status darurat harus dilakukan secara cermat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Penetapan status tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Kami masih menunggu SK Gubernur dan terus memantau perkembangan cuaca sebagai dasar dalam menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya saat ditemui di Kantor BPBD Murung Raya, Puruk Cahu, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kalimantan Tengah memasuki musim kemarau pada April hingga Oktober. Namun, kondisi di sejumlah kecamatan di Murung Raya masih menunjukkan curah hujan yang cukup tinggi dan tidak menentu.

Baca Juga:  Bupati Heriyus Terima Penghargaan Dari Kemendagri RI, Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran

Bahkan, beberapa desa masih mengalami genangan air dan banjir ringan akibat fluktuasi cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Meski status darurat karhutla belum ditetapkan, BPBD Murung Raya tetap melaksanakan berbagai upaya mitigasi dan pencegahan.

Sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.

BPBD juga memperkuat koordinasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah terbentuk di sejumlah desa dan kelurahan untuk meningkatkan deteksi dini serta penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

“Petugas secara rutin turun ke permukiman untuk menyampaikan informasi kesiapsiagaan bencana. Langkah ini bertujuan menekan risiko karhutla saat intensitas hujan mulai berkurang,” kata Natanael.

Ia menambahkan, BPBD akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil langkah penanganan yang diperlukan apabila potensi karhutla mulai meningkat. (hlmi).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Murung Raya Matangkan Kajian Risiko Bencana 2026–2030 Lewat Diskusi Publik
Pemkab Murung Raya Siapkan Dokumen KRB Cegah Dampak Bencana
Dandim 1013/Muara Teweh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Murung Raya
Polres Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Pelajar Terima Manfaat
Pemkab Murung Raya dan Kejari Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel
Dandim 1013/Muara Teweh Beri Kejutan Ulang Tahun Bupati Murung Raya
Heriyus Utamakan Keselamatan Mahasiswa KKN, Pemkab Sesuaikan Lokasi Penempatan
Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Bupati Heriyus Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:12 WIB

BPBD Murung Raya Matangkan Kajian Risiko Bencana 2026–2030 Lewat Diskusi Publik

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

Pemkab Murung Raya Siapkan Dokumen KRB Cegah Dampak Bencana

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:39 WIB

Dandim 1013/Muara Teweh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Murung Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:03 WIB

Polres Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Pelajar Terima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:00 WIB

Pemkab Murung Raya dan Kejari Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

NasDem Apresiasi Opini WTP Murung Raya, Soroti Efektivitas Program

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:29 WIB