Kritik Bagian Dari Wujud Demokrasi: Ketua DPRD Mura Ajak Media Kawal Pembangunan Daerah

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, ajun.or.id – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengajak insan pers di daerahnya untuk berani menyampaikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai mitra sekaligus pengawas dalam mewujudkan pembangunan yang transparan dan berpihak kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Rumiadi, di Puruk Cahu, Sabtu (1/11/2025). Ia menegaskan, kemitraan antara lembaga legislatif, eksekutif, dan media harus dibangun di atas semangat saling mengingatkan dan memperkuat demi kemajuan daerah.

“Pers harus menjadi mitra kritis. Jangan hanya menulis yang bagus-bagus. Kalau ada yang kurang sampaikan dengan cara yang santun dan faktual, dari situ kita bisa memperbaiki,” ujar Rumiadi.

Lebih lanjut, ia menilai fungsi kontrol media sangat penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan serta memastikan kebijakan publik tetap berpihak pada masyarakat. Kritik, kata Rumiadi, bukanlah bentuk permusuhan, melainkan sarana bersama untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan.

“Kritik itu bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk mengingatkan. Kalau semua berita hanya memuji, kita tidak akan tahu mana yang harus diperbaiki,” tegas politisi senior PDI Perjuangan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Murung Raya Ajak Generasi Muda Bergerak dan Bersatu Membangun Bangsa di Hari Sumpah Pemuda ke-97

Rumiadi juga menyampaikan apresiasi kepada jurnalis di Murung Raya yang tetap aktif menjalankan tugas jurnalistik di tengah keterbatasan sarana dan medan liputan, terutama di wilayah pedalaman.

Menurutnya, semangat tersebut menjadi bukti bahwa pers daerah memiliki peran penting dalam menjaga keterbukaan informasi publik. “Jangan takut menulis kebenaran. Media adalah suara rakyat. Ketika rakyat diam, pers lah yang harus bicara. Tapi sampaikan dengan etika dan fakta agar kritik itu punya bobot dan bisa diterima,” tambahnya.

Rumiadi mengajak seluruh insan pers di Murung Raya untuk terus menjaga profesionalitas, memperkuat independensi, serta berperan aktif dalam menghadirkan perubahan positif bagi daerah.

“Kita semua ingin pembangunan daerah maju, tapi juga jujur terhadap realitas. Pembangunan yang baik lahir dari keberanian melihat kekurangan, bukan dari pujian semata,” pungkasnya. (hlmi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dina Maulidah Tekankan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Rumiadi Ajak Kolaborasi Jaga Budaya dan Lingkungan di Murung Raya
Ketua DPRD Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga
DPRD Murung Raya Ajak Masyarakat Lestarikan Adat dan Budaya Lokal
DPRD Ajak Warga Bersinergi Memajukan Daerah
DPRD Murung Raya Tekankan Musyawarah dalam Pengambilan Keputusan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Dina Maulidah Tekankan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 10:49 WIB

DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025

Jumat, 17 April 2026 - 12:31 WIB

Rumiadi Ajak Kolaborasi Jaga Budaya dan Lingkungan di Murung Raya

Rabu, 15 April 2026 - 14:57 WIB

Ketua DPRD Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga

Minggu, 12 April 2026 - 18:42 WIB

DPRD Murung Raya Ajak Masyarakat Lestarikan Adat dan Budaya Lokal

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Tekankan Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Senin, 20 Apr 2026 - 18:04 WIB

Pemda Murung raya

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

Senin, 20 Apr 2026 - 13:04 WIB