Rejikinnor Minta Prasasti Alun-Alun Jorih Jerah Segera Diperbaiki

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, Ajun.or.id – Kerusakan prasasti peresmian Alun-Alun Jorih Jerah di Kabupaten Murung Raya menjadi perhatian masyarakat. Kondisi prasasti yang mengalami kerusakan dinilai tidak hanya mengurangi nilai estetika kawasan, tetapi juga berpotensi menghilangkan jejak sejarah pembangunan daerah apabila tidak segera ditangani.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejekinnor, meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan. Pernyataan itu disampaikannya saat diwawancarai melalui WhatsApp, Kamis (3/7/2026).

Menurut Rejekinnor, prasasti merupakan simbol penting yang merekam sejarah peresmian suatu pembangunan sekaligus menjadi bagian dari identitas daerah yang harus dijaga keberadaannya.

“Prasasti ini merupakan kebanggaan suatu daerah sekaligus menjadi penanda sejarah kepemimpinan yang telah melakukan pencanangan atau peresmian sebuah pembangunan. Karena itu, kondisinya harus dijaga dan dipelihara dengan baik agar tetap menjadi bagian dari warisan sejarah yang dapat dikenang oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Murung Raya Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Tekankan Manfaat Anggaran bagi Masyarakat

Ia menegaskan, kerusakan prasasti tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret melalui perbaikan maupun penataan kawasan agar prasasti terlindungi dari kerusakan yang lebih parah.

Selain itu, menurutnya, area di sekitar prasasti juga perlu ditata sehingga lebih nyaman, rapi, dan informatif bagi masyarakat maupun pengunjung yang ingin mengetahui sejarah pembangunan Alun-Alun Jorih Jerah.

Rejekinnor berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi pada aset-aset bersejarah lainnya di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, setiap prasasti memiliki nilai penting sebagai dokumentasi perjalanan pembangunan daerah.

“Pelestarian prasasti merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah sekaligus wujud komitmen dalam menjaga identitas daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya. (hlmi).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Murung Raya Dalami Penguatan AKD Lewat Studi Komparasi ke DPRD Kota Bekasi
DPRD Murung Raya Terima Rancangan KUA-PPAS APBD 2027, Bahas Prioritas Pembangunan Daerah
Dina Maulidah Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Nasional di Makassar
Rumiadi Apresiasi Sukses Sidang Sinode Umum XXV GKE di Murung Raya
Rumiadi Hadiri Penutupan Porcam Laung Tuhup, Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Ketua DPRD Murung Raya Targetkan Jalan Permata Intan – Sumber Barito Tuntas 2029
Johansyah Pimpin DPC PPP Murung Raya Periode 2026–2031
Reses di Dirung Pundu dan Dirung Pinang, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih, Listrik, dan Infrastruktur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:31 WIB

DPRD Murung Raya Dalami Penguatan AKD Lewat Studi Komparasi ke DPRD Kota Bekasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:23 WIB

DPRD Murung Raya Terima Rancangan KUA-PPAS APBD 2027, Bahas Prioritas Pembangunan Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:02 WIB

Dina Maulidah Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Nasional di Makassar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:58 WIB

Rumiadi Apresiasi Sukses Sidang Sinode Umum XXV GKE di Murung Raya

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:45 WIB

Rumiadi Hadiri Penutupan Porcam Laung Tuhup, Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Berita Terbaru