3 Juni 2026
Penulis Hariadi Talli
MAKASSAR | AJUN. OR. ID | Bicara perkembangan olahraga bela diri campuran di Indonesia, mata seluruh pencinta olahraga kini tertuju pada Sulawesi Selatan. Provinsi ini kini berdiri tegak sebagai salah satu kekuatan utama dan pusat pengembangan terbesar Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA MMA). Perubahan besar ini bukanlah kebetulan semata. Ada satu nama dan satu sosok kepemimpinan yang menjadi poros utama di balik kemajuan gemilang ini. Kapten CKM Ismail, Ketua Pengurus Provinsi IBCA MMA Sulsel. Sebuah pandangan luas di kalangan pengamat olahraga dan masyarakat mengakui bahwa di bawah arahannya, IBCA MMA Sulsel telah berubah total dari yang semula perlahan berjalan, kini melesat jauh meninggalkan banyak daerah lain.
Kemajuan yang tercipta di Sulawesi Selatan adalah bukti nyata bagaimana seorang pemimpin yang memahami tugasnya, berdedikasi tinggi, dan memiliki visi jelas mampu mengangkat sebuah organisasi ke level yang jauh lebih tinggi. Sejak memegang tampuk pimpinan, gaya kepemimpinan Kapten Ismail yang memadukan kedisiplinan militer dengan semangat pelayanan publik langsung terasa dampaknya. Ia tidak hanya hadir sebagai pemimpin di balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan, menyentuh akar masalah, dan membangun sistem kerja yang rapi, terstruktur, dan bergerak cepat.
Salah satu kebijakan paling bijak yang ia terapkan adalah memperluas jangkauan pembinaan hingga ke pelosok daerah. Di bawah kepemimpinannya, IBCA MMA tidak lagi hanya berpusat di Kota Makassar. Ia bergerak ke Tana Toraja, Gowa, Bone, hingga Luwu. Di mata banyak orang, langkah ini adalah langkah jenius, karena Sulawesi Selatan memang dikenal memiliki banyak bibit atlet tangguh yang tersebar di berbagai kabupaten, namun sebelumnya belum tergali dan terorganisir dengan baik. Berkat arahannya, cabang-cabang pengurus terbentuk, pelatihan rutin digelar, dan kejuaraan rutin diselenggarakan di berbagai tempat, sehingga bakat-bakat muda tersebut kini memiliki wadah yang jelas untuk berkembang.
Keberhasilan kepemimpinannya juga terlihat dari prestasi yang ditorehkan. Sulawesi Selatan kini dikenal sebagai gudang atlet berkualitas. Di setiap Kejuaraan Daerah maupun Kejuaraan Nasional IBCA MMA, atlet-atlet asal Sulsel selalu menjadi penantang utama dan mendominasi perolehan medali. Ini bukan keberuntungan, melainkan hasil dari sistem pembinaan yang ketat, terukur, dan berkelanjutan yang dirancang langsung oleh pimpinannya. Ia menanamkan mentalitas juara, disiplin tinggi, dan semangat sportivitas yang kuat, nilai-nilai yang ia bawa dari latar belakang dinasnya, yang kini menjadi ciri khas atlet Sulsel.
Selain prestasi, kemajuan IBCA MMA Sulsel juga dinilai dari citra organisasi yang semakin baik dan dihormati. Di bawah pimpinannya, segala kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai aturan. Ia mampu menyatukan berbagai elemen, mulai dari unsur TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum, untuk bergerak bersama memajukan olahraga ini. Kepercayaan pemerintah dan dukungan masyarakat pun mengalir deras karena mereka melihat pengurus yang bekerja sungguh-sungguh, jujur, dan transparan.
Banyak yang menilai, kunci keberhasilan Kapten Ismail terletak pada cara pandangnya: ia memimpin bukan untuk kekuasaan atau nama, melainkan untuk mengabdi dan memajukan potensi daerahnya. Ia paham betul bahwa membesarkan IBCA MMA berarti juga membangun karakter pemuda Sulawesi Selatan menjadi lebih tangguh, berani, dan berprestasi. Gaya kepemimpinan yang tegas namun tetap merangkul, berwibawa namun tetap rendah hati, membuatnya dicintai oleh para atlet, pelatih, maupun pengurus di tingkat bawah.
Kini, IBCA MMA Sulawesi Selatan telah menjadi teladan bagi provinsi-provinsi lain di Indonesia. Banyak yang datang belajar dan meniru pola kerja yang telah dibangun di sana. Semua sepakat bahwa kemajuan besar ini tak lepas dari sosok pemimpin yang tepat di tempat yang tepat. Di bawah arahannya, apa yang dulunya hanya impian, kini menjadi kenyataan: Sulawesi Selatan adalah kekuatan besar bela diri campuran Indonesia.
Kisah sukses IBCA MMA Sulsel mengajarkan satu hal penting: organisasi akan maju dan berkembang pesat jika dipimpin oleh sosok yang bijak, berkomitmen, dan berjiwa pelayan. Dan Sulawesi Selatan kini telah menemukannya, membawa nama daerah ini melambung tinggi di kancah olahraga nasional.(*/)












