Pemkab Murung Raya Gelar Pelatihan 1.000 HPK untuk Percepatan Penurunan Stunting

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, ajun.or.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Pelatihan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) tingkat kabupaten dengan tema “Peran Desa/Kelurahan dalam Gerakan Peduli Stunting”, bertempat di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Suria Siri.

Turut hadir Kepala DPMD Murung Raya Lynda Kristiane, narasumber dari Dinas Kesehatan Ina Kaleluni dan Kristin Arianti, anggota TP PKK, para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Murung Raya, kepala desa dan lurah, ketua TP PKK kecamatan dan desa, serta para kader KPM.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Suria Siri, disampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Murung Raya.

“Stunting masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga memengaruhi kualitas generasi masa depan,” ujar Suria Siri.

Baca Juga:  Pemkab Murung Raya Ikuti Rakor Pengamanan Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Bupati Murung Raya Nomor 100.3.3.2/387/2024, terdapat 15 desa yang ditetapkan sebagai lokus prioritas penanganan stunting tahun 2025. Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen berkelanjutan antara pemerintah daerah, camat, kepala desa, lurah, kader pembangunan manusia, serta tenaga kesehatan.

“Desa dan kelurahan merupakan garda terdepan pembangunan. Karena itu, harus menjadi pelopor gerakan pencegahan stunting dengan memanfaatkan dana desa secara tepat dan efektif,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Murung Raya Lynda Kristiane mengimbau agar seluruh aparat desa berhati-hati dalam mengelola alokasi dana desa.

“Pastikan setiap kegiatan tepat sasaran dan menghasilkan output yang jelas, agar program penurunan stunting benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya. (hlmi).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD Murung Raya Matangkan Kajian Risiko Bencana 2026–2030 Lewat Diskusi Publik
Pemkab Murung Raya Siapkan Dokumen KRB Cegah Dampak Bencana
Dandim 1013/Muara Teweh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Murung Raya
Polres Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Pelajar Terima Manfaat
Pemkab Murung Raya dan Kejari Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel
Dandim 1013/Muara Teweh Beri Kejutan Ulang Tahun Bupati Murung Raya
Heriyus Utamakan Keselamatan Mahasiswa KKN, Pemkab Sesuaikan Lokasi Penempatan
BPBD Murung Raya Tunggu Penetapan Status Darurat Karhutla dari Provinsi
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:12 WIB

BPBD Murung Raya Matangkan Kajian Risiko Bencana 2026–2030 Lewat Diskusi Publik

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

Pemkab Murung Raya Siapkan Dokumen KRB Cegah Dampak Bencana

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:39 WIB

Dandim 1013/Muara Teweh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Murung Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:03 WIB

Polres Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Pelajar Terima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:00 WIB

Pemkab Murung Raya dan Kejari Perkuat Sinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

NasDem Apresiasi Opini WTP Murung Raya, Soroti Efektivitas Program

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:29 WIB