TKD Murung Raya Turun 43 Persen, Pemkab dan DPRD Cari Solusi Agar Pembangunan Tetap Berjalan

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, ajun.or.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) menghadapi tantangan besar setelah pemerintah pusat mengurangi alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1,2 triliun untuk tahun anggaran 2026.

Anggota DPRD Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., M.M., M.A.P, menilai kebijakan pengurangan dana tersebut akan berdampak signifikan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Pemangkasan TKD ini membuat ruang fiskal kita semakin sempit. Ada beberapa kegiatan prioritas terancam tertunda karena keterbatasan anggaran,” ujar Bebie usai rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026, Kamis (23/10/2025).

Ia menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi agar sektor-sektor prioritas tetap berjalan, terutama bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar masyarakat. “Kami akan mengawal penggunaan anggaran supaya tetap efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga:  Imanudin Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan Kesehatan

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyatakan, pengurangan TKD oleh pemerintah pusat berdampak besar terhadap pelaksanaan program pembangunan di daerah.

“Akibat pengurangan TKD ke daerah, banyak kegiatan yang tidak dapat terlaksana. Hanya kegiatan operasional dinas yang masih bisa berjalan,” kata Heriyus.

Ia berharap pemerintah pusat dapat meninjau ulang kebijakan tersebut. “Kalau TKD tetap dikurangi, kami akan melakukan penyesuaian kembali di awal tahun 2026,” ujarnya.

Meski demikian, Heriyus memastikan bahwa belanja pegawai pemerintah, termasuk ASN, PPPK, dan tenaga honorer, tetap aman karena dananya telah dialokasikan.

Diketahui, TKD 2026 untuk Pemkab Murung Raya turun sekitar Rp1,2 triliun, dari estimasi awal Rp2,6 triliun menjadi Rp1,6 triliun, atau berkurang sekitar 43 persen. (hlmi).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses
Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu
Reses di Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih hingga Kelistrikan Pustu
Reses di Hingan Tokung, Ketua DPRD Murung Raya Tampung Aspirasi Warga Soal Kebutuhan Dasar
Udara Memburuk Akibat Karhutla, Wakil Ketua DPRD Murung Raya Imbau Warga Wajib Bermasker
Reses di Muara Maruwei II, Dina Maulidah Tampung Aspirasi Pendidikan dan Olahraga
Komisi II DPRD Murung Raya Bedah Perubahan APBD 2026 Demi Manfaat Nyata Untuk Masyarakat
DPRD Murung Raya Sahkan Perubahan APBD 2026, Bupati Heriyus Minta Percepat Serapan Anggaran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:15 WIB

Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses

Minggu, 20 September 2026 - 10:23 WIB

Rejikinnor Reses di Muara Jaan, Warga Usul Peningkatan Jalan Utama Penghubung Puruk Cahu

Minggu, 20 September 2026 - 10:21 WIB

Reses di Penda Siron, Dina Maulidah Serap Aspirasi Air Bersih hingga Kelistrikan Pustu

Minggu, 20 September 2026 - 10:17 WIB

Reses di Hingan Tokung, Ketua DPRD Murung Raya Tampung Aspirasi Warga Soal Kebutuhan Dasar

Sabtu, 19 September 2026 - 12:15 WIB

Udara Memburuk Akibat Karhutla, Wakil Ketua DPRD Murung Raya Imbau Warga Wajib Bermasker

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Serap Aspirasi Warga Desa Batu Bua II melalui Reses

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:15 WIB

Pemda Murung raya

Rahmanto Ajak Kader Golkar Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan

Minggu, 20 Sep 2026 - 10:25 WIB