Muara Teweh, ajun.or.id – Menghadapi kondisi udara yang semakin memburuk akibat krisis kabut asap, PT Bharinto Ekatama (BEK) bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site ITM Cluster bergerak cepat membagikan 7.000 unit masker kepada masyarakat di Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Aksi tanggap darurat ini menyasar sejumlah titik rawan di Desa Benangin 1, Benangin 2, dan Benangin 5, dengan fokus utama perlindungan kepada kelompok rentan, seperti siswa-siswi di sekolah serta warga yang harus beraktivitas di luar rumah.
Ancaman Kebakaran Lahan dan Dampak Kesehatan
Kemarau panjang yang menerjang wilayah Kalimantan memicu maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fenomena ini dampaknya langsung dirasakan masyarakat berupa paparan asap pekat yang menurunkan kualitas udara secara drastis.
Paparan asap karhutla mengandung partikel mikro dan gas beracun yang dapat memicu Gangguan Saluran Pernapasan Akut (ISPA), memperburuk penderita asma, hingga menurunkan daya tahan tubuh. Pembagikan masker medis ini menjadi benteng pertahanan pertama guna menekan risiko penyakit pernapasan di kalangan warga.
Kolaborasi Nyata di Lapangan Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dengan melibatkan lintas instansi, mulai dari pihak korporasi, pemerintah kecamatan, unsur kepolisian, hingga tenaga kesehatan.
Kristinawati, perwakilan dari PT BEK, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat di sekitar area operasional.
“Kami bergerak cepat merespon kebutuhan mendesak masyarakat. Saat kualitas udara memburuk, keselamatan warga adalah prioritas. Kami berharap bantuan masker ini dapat melindungi kesehatan masyarakat sehingga aktivitas harian dan kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berjalan dengan aman,” ujar Kristinawati.
Senada dengan hal tersebut, Bayu Handoko selaku perwakilan dari PAMA menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan komitmen PAMA dalam menyelaraskan program kepedulian sosial bersama mitra kerja.
“PAMA sepenuhnya mendukung program CSR dari customer kami, PT BEK. Sinergi ini adalah bukti nyata keberadaan kami yang tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga tanggap terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat sekitar,” ungkap Bayu.
Apresiasi dari Pemerintah dan Masyarakat
Langkah cepat PT BEK dan PAMA mendapatkan respon positif dari pemangku kepentingan setempat. Mundawan, Camat Teweh Timur, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan kedua perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT BEK dan PAMA. Di tengah kondisi asap yang cukup pekat ini, masker menjadi kebutuhan yang sangat krusial bagi warga kami, terutama anak-anak sekolah. Bantuan ini sangat tepat waktu dan bermanfaat,” tutur Mundawan.
Turut hadir dalam aksi tanggap darurat tersebut Kapolsek Teweh Timur Satrya, Ketua PGRI Kecamatan Teweh Timur Ipi Hadi, serta perwakilan Puskesmas Benangin Helmiadi yang ikut mendistribusikan masker secara langsung kepada para pelajar./SM.












