Pemkab Murung Raya Gelar Diskusi Publik Dokumen Kajian Resiko Bencana

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, Ajun.or.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar Diskusi Publik Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Murung Raya Tahun 2026–2030 yang dibuka oleh Bupati Murung Raya melalui Pj Sekda Murung Raya Sarwo Mintarjo, bertempat di aula Bapperida Kab.Mura, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Setda Murung Raya, unsur Forkopimda, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, para Camat dan lurah se-Kabupaten Murung Raya.

Selain itu, kegiatan juga diikuti secara virtual melalui zoom meeting oleh narasumber dari berbagai instansi, diantaranya Imam dari Universitas Lambung Mangkurat dan perwakilan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Franta Eveline dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya dibacakan oleh Pj Sekda, Sarwo Mintarjo, disampaikan bahwa penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana Tahun 2026–2030 merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya melindungi masyarakat Kabupaten Murung Raya dari berbagai potensi bencana.

Baca Juga:  Pj Sekda Murung Raya Hadiri Sertijab Plt Kepala Disnakertrans

Ia menjelaskan, Kabupaten Murung Raya memiliki karakteristik wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, mulai dari banjir, tanah longsor hingga kebakaran hutan dan lahan. Oleh sebab itu, keberadaan dokumen KRB menjadi pedoman penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan mitigasi bencana di daerah.

“Dengan adanya dokumen KRB ini, kita tidak lagi meraba-raba dalam gelap. Kita sekarang memiliki data ilmiah yang valid, peta zonasi yang presisi, dan rekomendasi aksi yang konkret,” tutur Sarwo.

Lebih lanjut, Pj Sekda menegaskan bahwa penyusunan dokumen KRB bukanlah akhir dari pekerjaan, melainkan awal dari implementasi nyata dalam pembangunan daerah.Pemerintah Daerah menginginkan agar seluruh hasil kajian benar-benar diterapkan dalam kebijakan pembangunan dan penanggulangan bencana secara berkelanjutan. (red).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Murung Raya Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Wabup Murung Raya: Pers Penjaga Kepentingan Publik dan Mitra Strategis Pemerintah
Bupati Heriyus Dorong Sinergi Investasi Berkelanjutan melalui Ranperda TJSLB
GENTING 2026 Murung Raya Targetkan 505 Keluarga
Wabup Murung Raya Usulan Masyarakat Harus Lewat Mekanisme
Bupati Heriyus Buka Sinode Umum XXV GKE Expo 2026 di Puruk Cahu
Bupati Murung Raya Lepas Kepulangan Wagub Kalteng Usai Buka Sinode Umum XXV GKE
Kecamatan Barito Tuhup Raya Gelar Monev APBDes 2026 di Desa Dirung Sararong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIB

Wabup Murung Raya Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:49 WIB

Wabup Murung Raya: Pers Penjaga Kepentingan Publik dan Mitra Strategis Pemerintah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

Bupati Heriyus Dorong Sinergi Investasi Berkelanjutan melalui Ranperda TJSLB

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:08 WIB

GENTING 2026 Murung Raya Targetkan 505 Keluarga

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:05 WIB

Wabup Murung Raya Usulan Masyarakat Harus Lewat Mekanisme

Berita Terbaru