Pemkab Murung Raya Tekankan Tanggung Jawab Bersama dalam Sosialisasi Kajian Risiko Bencana

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, ajun.or.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Sosialisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana Kabupaten Murung Raya di Gedung Dewan Adat Dayak (DAD), Senin (27/10/2025).
Kegiatan ini melibatkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin sebagai pihak penyusun dokumen kajian.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa penyusunan kajian risiko bencana merupakan langkah strategis dan penting sebagai dasar perencanaan pembangunan serta kebijakan penanggulangan bencana di tingkat daerah.

“Bagi pemerintah daerah, penyusunan dokumen kajian risiko bencana ini merupakan rujukan penting. Dokumen ini akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan di tingkat OPD teknis, kecamatan, kelurahan hingga desa,” ujar Rahmanto.

Ia menambahkan, kajian tersebut diharapkan mampu meminimalisir risiko dan mengantisipasi berbagai potensi bencana yang kerap terjadi di wilayah Murung Raya, seperti banjir, kebakaran permukiman, kebakaran hutan dan lahan, serta tanah longsor.

“Harapan kami, melalui dokumen ini, mitigasi dapat dilakukan dengan baik sehingga mampu mengurangi kerugian sosial maupun material yang sering dialami masyarakat,” lanjutnya.

Rahmanto menegaskan, hasil kajian nantinya akan ditindaklanjuti melalui berbagai program dan kegiatan di perangkat daerah, kecamatan, hingga desa.

Baca Juga:  Bupati Heriyus dan Ketua DPRD Rumiadi Sambut Kedatangan Danyonif TP 883 di Puruk Cahu

“Tugas penanggulangan bencana ini merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga pihak swasta,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga menghimbau para investor dan perusahaan yang beroperasi di Murung Raya agar turut berperan aktif dalam mendukung kesiapsiagaan bencana di wilayah kerja masing-masing.

“Kami akan memonitor sejauh mana keterlibatan perusahaan. Secara resmi, nanti akan kami minta data dan kesiapan mereka dalam memberikan dukungan, baik material, peralatan, maupun personel,” jelas Rahmanto.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa hasil kajian risiko bencana ini juga akan menjadi bahan penting dalam penyusunan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Murung Raya.

“Nantinya hasil kajian akademik dari Universitas Lambung Mangkurat inilah yang akan menjadi dasar kita dalam membuat kebijakan, program, dan kegiatan lintas sektor,” pungkasnya.

Sosialisasi ini dihadiri Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, serta Camat, Lurah dan kepala desa. (hlmi).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel ajun.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Murung Raya Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
Wabup Murung Raya: Pers Penjaga Kepentingan Publik dan Mitra Strategis Pemerintah
Bupati Heriyus Dorong Sinergi Investasi Berkelanjutan melalui Ranperda TJSLB
GENTING 2026 Murung Raya Targetkan 505 Keluarga
Wabup Murung Raya Usulan Masyarakat Harus Lewat Mekanisme
Bupati Heriyus Buka Sinode Umum XXV GKE Expo 2026 di Puruk Cahu
Bupati Murung Raya Lepas Kepulangan Wagub Kalteng Usai Buka Sinode Umum XXV GKE
Kecamatan Barito Tuhup Raya Gelar Monev APBDes 2026 di Desa Dirung Sararong
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIB

Wabup Murung Raya Sambut Kapolres Baru, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:49 WIB

Wabup Murung Raya: Pers Penjaga Kepentingan Publik dan Mitra Strategis Pemerintah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

Bupati Heriyus Dorong Sinergi Investasi Berkelanjutan melalui Ranperda TJSLB

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:08 WIB

GENTING 2026 Murung Raya Targetkan 505 Keluarga

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:05 WIB

Wabup Murung Raya Usulan Masyarakat Harus Lewat Mekanisme

Berita Terbaru